Impresi Closed Beta The Expanse: Osiris Reborn: Petualangan Sci-Fi Mirip Mass Effect yang Dibayangi Kontroversi AI
Baca dalam 60 detik
- Versi closed beta dari The Expanse: Osiris Reborn menawarkan <em>gameplay</em> aksi RPG sinematik yang sangat mirip dengan Mass Effect, lengkap dengan mekanika cover-shooter, pertempuran gravitasi nol, dan lingkungan yang bisa dihancurkan.
- Dibangun dengan Unreal Engine 5 oleh Owlcat Games, game ini menampilkan elemen RPG yang solid seperti sistem kelas, pohon keahlian, dan dialog bercabang yang memengaruhi interaksi karakter.
- Terlepas dari kualitas permainannya yang dipuji, game ini memicu kontroversi karena pihak pengembang mengakui penggunaan AI generatif selama proses pengembangan, memunculkan perdebatan etis di kalangan kritikus dan pemain.

Game RPG fiksi ilmiah terbaru dari Owlcat Games, The Expanse: Osiris Reborn, berhasil memukau lewat sesi closed beta terbarunya. Menawarkan pengalaman sinematik yang kental dengan nuansa Mass Effect, game ini tampil menjanjikan, meskipun penggunaan AI generatif dalam pengembangannya menyisakan pertanyaan dilematis.
Fakta Kunci Closed Beta:
- Grafis & Mesin: Menggunakan Unreal Engine 5, game ini menghadirkan detail karakter dan sinkronisasi bibir (lip-sync) yang sangat mengesankan untuk ukuran game RPG.
- Gaya Permainan: Memadukan elemen RPG padat khas Owlcat dengan aksi tembak-menembak berbasis perlindungan (cover-based shooter) yang taktis.
- Kontroversi AI: Pengembang mengakui penggunaan alat AI generatif untuk mempercepat iterasi desain awal, meskipun mereka berjanji 100% aset akhir (seperti tulisan dan suara) adalah buatan manusia.
Demo berdurasi 90 menit ini membawa pemain ke stasiun luar angkasa Pinkwater 4. Mekanisme pertarungannya sangat interaktif; pemain dapat berlindung, memerintah rekan setim, hingga memanfaatkan lingkungan yang bisa dihancurkan. Namun, salah satu momen paling spektakuler justru terjadi saat berada di luar angkasa hampa udara.
"Di luar sini, Anda menempel secara magnetis pada permukaan logam menggunakan sepatu bot magnetik, dan karena tidak ada gravitasi, sisi stasiun ruang angkasa mana pun yang Anda injak akan menjadi sumbu pijakan Anda... membuat variasi perspektif yang luar biasa selama baku tembak," puji ulasan dari Eurogamer.
Sorotan Fitur Permainan
Meski baru dalam tahap beta, game ini telah menunjukkan kedalaman elemen RPG dan aksi yang solid. Berikut adalah beberapa sorotan utama dari mekanika permainan:
| Elemen Game | Deskripsi dan Impresi |
|---|---|
| Pertarungan Taktis | Lingkungan pelindung yang bisa hancur memaksa pemain untuk terus bergerak. Musuh juga tampil cerdas dan agresif melakukan manuver dari sayap (flanking). |
| Keahlian (Skills) | Lebih membumi tanpa sihir, kemampuan bertarung murni berbasis teknologi (seperti amunisi pembakar, peretasan, dan drone) yang terikat dengan waktu jeda (cooldown). |
| Dialog & RPG | Sistem dialog berjalan rapi dengan pilihan percakapan berbasis keterampilan sosial. Terdapat pohon keahlian (skill trees), pemilihan latar belakang, dan sistem kriya (crafting) untuk senjata. |
Di balik semua pujian terhadap kualitas gameplay, bayang-bayang penggunaan alat AI generatif oleh studio tetap menjadi perdebatan. Meskipun Owlcat menegaskan AI tidak digunakan untuk penulisan naskah atau sulih suara, pengungkapan ini tetap memicu diskusi luas mengenai batas etika, transparansi data pelatihan AI, dan dampaknya dalam industri pengembangan game.


