Apple Resmi Pilih Satelit Amazon untuk iPhone, Amazon Akuisisi Globalstar Senilai $11,6 Miliar
Baca dalam 60 detik
- Amazon mengumumkan akuisisi senilai 11,6 miliar dolar AS terhadap operator satelit Globalstar untuk memperkuat jaringan satelit Amazon Leo mereka.
- Melalui kesepakatan tersebut, Amazon resmi menggandeng Apple sebagai penyedia layanan satelit utama untuk perangkat iPhone dan Apple Watch, menggeser peran Starlink yang pernah ditolak oleh Apple pada tahun 2022.
- Menggunakan infrastruktur Globalstar yang baru diakuisisi, Amazon menargetkan peluncuran layanan satelit seluler generasi baru secara langsung ke perangkat atau D2D pada tahun 2028.

Dalam langkah strategis untuk menyaingi dominasi jaringan Starlink milik SpaceX, Amazon secara resmi mengumumkan kesepakatan bernilai fantastis. Perusahaan teknologi raksasa tersebut sepakat untuk mengakuisisi operator satelit Globalstar sekaligus menjalin kerja sama dengan Apple untuk menyediakan layanan satelit bagi perangkat iPhone dan Apple Watch.
Fakta Kunci Akuisisi dan Kerja Sama Amazon:
- Nilai Akuisisi: Amazon menggelontorkan dana sekitar $11,6 miliar untuk mencaplok Globalstar.
- Kerja Sama dengan Apple: Kesepakatan ini menjadikan jaringan satelit Amazon Leo sebagai penyedia layanan satelit utama untuk fitur-fitur vital di iPhone (mulai dari iPhone 14) dan Apple Watch (seperti seri Ultra 3).
- Fokus Masa Depan: Pada tahun 2028, Amazon Leo berencana meluncurkan sistem satelit Direct-to-Device (D2D) generasi berikutnya yang menjanjikan layanan suara, data, dan pesan seluler yang lebih canggih dan efisien.
Langkah besar ini menyoroti kembali sejarah di mana Apple sebelumnya mengambil keputusan tegas. Beberapa tahun lalu, Apple dilaporkan menolak proposal dari Elon Musk pada tahun 2022 yang bermaksud untuk membawa jaringan Starlink ke perangkat iPhone.
"Selain kesepakatan dengan Globalstar, Amazon dan Apple menandatangani perjanjian untuk menyediakan konektivitas satelit bagi fitur-fitur iPhone dan Apple Watch saat ini dan di masa mendatang," jelas pihak Amazon dalam rilis resminya terkait pemanfaatan jaringan Amazon Leo (sebelumnya dikenal sebagai Kuiper Systems).
Peta Persaingan Jaringan Satelit D2D (Direct-to-Device)
Akuisisi ini tidak hanya memberikan Amazon akses ke armada satelit yang sudah ada, tetapi juga lisensi spektrum Layanan Satelit Seluler (MSS) global yang krusial. Berikut adalah perbandingan singkat kekuatan para pemain utama di industri konektivitas satelit seluler:
| Penyedia Layanan | Skala Infrastruktur & Status Terkini |
|---|---|
| SpaceX (Starlink) | Mendominasi dengan lebih dari 10.000 satelit di orbit, termasuk sekitar 650 satelit D2D yang telah beroperasi melalui kemitraan dengan T-Mobile di AS. |
| Amazon Leo & Globalstar | Amazon saat ini telah mengerahkan 241 satelit (dengan target 3.000 satelit), sementara Globalstar memiliki 24 satelit LEO aktif dan tengah menyiapkan 48 satelit tambahan. Keduanya kini disokong oleh ekosistem miliaran pengguna Apple. |
| AST SpaceMobile | Berperan sebagai pemain kuat ketiga di pasar yang telah mengamankan kesepakatan strategis dengan operator telekomunikasi besar seperti AT&T dan Verizon. |
Ketua FCC, Brendan Carr, secara terbuka menyatakan sikap positifnya terhadap kesepakatan antara Amazon dan Globalstar. Ia berharap langkah ini dapat memastikan persaingan pasar yang sehat dan menjadikan AS sebagai pemimpin di era teknologi seluler Direct-to-Cell generasi berikutnya.



