Kesepakatan Bola Kompetisi Klub UEFA Kembali ke Pelukan Nike, Akhiri Dominasi Panjang Adidas
Baca dalam 60 detik
- Nike sedang dalam negosiasi eksklusif untuk menggantikan Adidas sebagai pemasok bola resmi seluruh kompetisi klub UEFA mulai musim 2027/2028 hingga 2031.
- Kesepakatan ini menandai pertama kalinya Liga Champions, Liga Europa, dan Liga Konferensi akan menggunakan bola dari merek yang sama, mengakhiri kontrak Adidas di Liga Champions yang telah berjalan sejak tahun 2001.
- UEFA saat ini tengah melakukan perombakan besar-besaran untuk siklus sponsor berikutnya, yang juga mencakup masuknya AB InBev menggantikan Heineken dengan nilai kontrak yang jauh lebih besar.

Raksasa perlengkapan olahraga asal Amerika Serikat, Nike, dilaporkan telah memasuki tahap negosiasi eksklusif untuk menggantikan Adidas sebagai pemasok bola resmi pertandingan untuk kompetisi klub UEFA. Kesepakatan ini dijadwalkan akan berlaku mulai musim 2027/2028 hingga 2031.
Fakta Kunci Kesepakatan Bola UEFA:
- Cetak Sejarah Baru: Untuk pertama kalinya dalam sejarah, ketiga kompetisi utama klub pria di Eropa—Liga Champions, Liga Europa, dan Liga Konferensi—akan menggunakan bola dari penyedia (merek) yang sama.
- Siklus yang Berputar: Adidas telah memegang kontrak bergengsi Liga Champions sejak tahun 2001, ketika mereka merebut posisi tersebut dari Nike. Kini, Nike bersiap untuk merebutnya kembali.
- Masa Transisi: Adidas akan tetap menyuplai bola Liga Champions hingga musim 2026/2027. Sementara itu, merek Kipsta milik Decathlon yang menjadi pemasok Liga Europa dan Liga Konferensi sejak 2024 juga akan merampungkan kontrak siklusnya sebelum Nike mengambil alih sepenuhnya.
Pergantian ini bukan satu-satunya gebrakan yang terjadi. UEFA bersama mitra komersialnya, Relevent Football Partners (RFP), saat ini tengah melakukan perombakan strategis secara agresif menjelang siklus sponsor berikutnya. Mereka menantang hubungan bisnis lama demi mendongkrak nilai komersial kompetisi.
Perombakan Sponsor Besar-besaran UEFA
Selain pemasok bola pertandingan, beberapa sektor sponsor utama lainnya juga mengalami perubahan signifikan dengan masuknya tawaran yang jauh lebih fantastis.
| Merek / Kategori | Perubahan Kontrak & Detail Nilai |
|---|---|
| Nike (Pemasok Bola) | Mengamankan negosiasi eksklusif untuk menyatukan pasokan bola bagi ketiga kompetisi utama klub UEFA (Liga Champions, Liga Europa, Liga Konferensi) di bawah satu merek. |
| AB InBev (Kategori Bir) | Menggeser Heineken yang telah menjadi sponsor sejak 1994, dengan tawaran menggiurkan senilai $230 juta per tahun (dibandingkan kesepakatan terakhir Heineken yang berkisar $128 juta). |
| PepsiCo (Minuman Ringan) | Berhasil menyingkirkan para pesaingnya dengan memperluas hak siar dan menyepakati kontrak bernilai 2,5 kali lipat dari perjanjian mereka sebelumnya. |
"Langkah untuk menggabungkan hak secara eksklusif ini memperkuat kekuatan semua kompetisi dan lebih lanjut memvalidasi keyakinan pada nilai individu dan kolektif mereka," ungkap pihak Relevent terkait strategi komersial baru ini.
Saat ini, nilai hak siar komersial seluruh kompetisi klub UEFA diperkirakan bernilai sekitar $3,8 miliar per tahun. Dengan adanya deretan sponsor baru dengan nilai kontrak yang melambung ini, UEFA menargetkan peningkatan total pendapatan sebesar 10% pada siklus berikutnya. Bagi Nike, kesepakatan ini jelas menjadi sebuah pukulan telak bagi rival terbesar mereka, Adidas.



