Ancaman Mengerikan Iran: Targetkan Hancurkan Pusat Data AI 'Stargate' Senilai $30 Miliar di UEA
Baca dalam 60 detik
- Garda Revolusi Iran (IRGC) mengancam akan menghancurkan fasilitas pusat data AI raksasa 'Stargate' senilai $30 miliar di Abu Dhabi jika Amerika Serikat menyerang infrastruktur listrik Iran.
- Mega-proyek Stargate yang didukung raksasa teknologi seperti OpenAI dan Nvidia tersebut dirancang untuk berkapasitas 1 Gigawatt dan menjadi pusat AI AS terbesar di Timur Tengah.
- Ancaman ini sangat serius mengingat fasilitas komputasi AS lainnya, seperti Amazon Web Services (AWS) di UEA dan Bahrain, sebelumnya telah diserang oleh drone tempur Iran hingga merusak layanan digital regional.

Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) merilis video peringatan keras yang menyatakan bahwa infrastruktur Amerika Serikat dan Israel di Timur Tengah berisiko menghadapi "kehancuran total". Salah satu target spesifik yang diincar adalah mega-proyek pusat data kecerdasan buatan (AI) 'Stargate' senilai $30 miliar yang tengah direncanakan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).
Fakta Proyek Pusat Data 'Stargate':
- Spesifikasi & Nilai: Proyek raksasa senilai $30 miliar ini dirancang untuk mencapai kapasitas komputasi hingga 1 Gigawatt (GW), menjadikannya penyebaran pusat data terbesar di luar AS.
- Konsorsium Investor: Melibatkan perusahaan raksasa seperti OpenAI, Nvidia, Cisco, Oracle, SoftBank (Jepang), dan G42 (UEA).
- Motif Ancaman: Aksi balasan langsung apabila Amerika Serikat berani menyerang fasilitas pembangkit listrik milik Iran.
Dalam video ancamannya, IRGC memamerkan citra satelit yang beralih ke tampilan wilayah gurun di Abu Dhabi. Menggunakan simulasi night-vision, mereka mengklaim berhasil memetakan tata letak fasilitas rahasia tersebut dengan menyisipkan pesan di layar: "Tidak ada yang tersembunyi dari pandangan kami, meski disembunyikan oleh Google."
"Jika AS melanjutkan ancamannya terkait fasilitas pembangkit listrik Iran, langkah balasan berikut akan segera diberlakukan... Semua infrastruktur energi dan teknologi informasi rezim Zionis, serta perusahaan di kawasan yang memiliki pemegang saham Amerika akan menghadapi kehancuran total," tegas Juru Bicara IRGC, Brigadir Jenderal Ebrahim Zolfaghari.
Daftar Target dan Serangan Infrastruktur Teknologi AS
| Perusahaan / Fasilitas AS | Status / Dampak Serangan di Timur Tengah |
|---|---|
| Amazon Web Services (AWS) | Dua pusat data di UEA dan Bahrain rusak akibat serangan drone Iran pada awal Maret 2026, menyebabkan layanan perbankan dan pembayaran tumbang. |
| Palantir | Diincar karena keterlibatannya dalam "Project Maven" (AI Pentagon) yang menganalisis citra satelit untuk target serangan udara AS. |
| Apple, Google, Microsoft, Intel | Diberi peringatan evakuasi karena dituduh memfasilitasi operasi penargetan militer Amerika Serikat. |
Ketegangan ini merupakan babak baru dari eskalasi perang regional yang meletus sejak akhir Februari lalu antara AS, Israel, dan Iran. Dengan rute pelayaran global di Selat Hormuz yang masih terganggu, Amerika Serikat kini harus mencari cara untuk mengamankan ambisi investasi infrastruktur AI-nya di Timur Tengah dari bayang-bayang rudal dan drone tempur Iran.



