Arsenal Tersingkir dari FA Cup: Gabriel Martinelli Lolos dari Sanksi Tambahan Usai Dorong Wasit
Baca dalam 60 detik
- Gabriel Martinelli terhindar dari sanksi tambahan FA meskipun mendorong wasit Sam Barrott saat Arsenal kalah 1-2 dari Southampton.
- Mantan wasit Mark Halsey dan organisasi Ref Support UK mengkritik keras keputusan tersebut, menilai Martinelli seharusnya dikartu merah demi menjaga wibawa pengadil lapangan.
- Kekalahan ini memastikan Arsenal mengakhiri musim tanpa gelar domestik (piala), menyisakan peluang hanya di Premier League dan Liga Champions.

Bintang Arsenal, Gabriel Martinelli, dilaporkan akan lolos dari hukuman tambahan FA setelah insiden mendorong wasit Sam Barrott dalam kekalahan mengejutkan 2-1 melawan Southampton di perempat final FA Cup.
Detail Insiden Martinelli:
- Kejadian: Pada menit ke-94, Martinelli mendorong lengan wasit Sam Barrott karena mencoba mengambil tendangan bebas dengan cepat.
- Keputusan Lapangan: Wasit hanya memberikan kartu kuning di lokasi kejadian.
- Status FA: Karena wasit sudah menangani insiden tersebut di lapangan, Martinelli diperkirakan tidak akan menghadapi sanksi retrospektif.
Meskipun lolos dari sanksi berat, tindakan Martinelli menuai kecaman keras dari komunitas wasit. Mantan wasit Premier League, Mark Halsey, menyebut aksi tersebut sebagai bentuk "ketidakhormatan total" dan seharusnya diganjar kartu merah langsung.
"Anda tidak boleh menyentuh wasit, apalagi mendorongnya. Saya rasa Sam Barrott mengecewakan komunitas wasit karena tidak mengusir Martinelli," ujar Mark Halsey.
Dampak Kekalahan Bagi Arsenal
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Status Kompetisi | Arsenal resmi tersingkir dari FA Cup oleh tim Championship, Southampton. |
| Ambisi Treble | Harapan treble Arsenal musnah setelah sebelumnya kalah di final Carabao Cup. |
| Lawan Selanjutnya Southampton | The Saints akan menghadapi Manchester City di Wembley pada babak semifinal. |
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi skuat asuhan Mikel Arteta. Dengan gugurnya mereka di kompetisi piala domestik, fokus Arsenal kini sepenuhnya beralih ke perburuan gelar Premier League dan Liga Champions.



