Sponsor Utama Red Bull, Oracle, Lakukan PHK Massal Terhadap 30.000 Karyawan
Baca dalam 60 detik
- Raksasa teknologi Oracle, yang merupakan sponsor utama tim F1 Red Bull, melakukan PHK besar-besaran yang berdampak pada sekitar 30.000 karyawannya di berbagai negara demi memfokuskan perusahaan pada teknologi AI.
- Meski ada pemangkasan massal, kemitraan Oracle dengan Red Bull yang bernilai lebih dari $100 juta baru saja diperpanjang untuk tahun 2026 dan masa mendatang.
- Tim balap Red Bull akan tetap mengandalkan teknologi Oracle Cloud dan AI untuk simulasi balapan, strategi pit, serta pengembangan mesin (powertrain) terbaru mereka yang berkolaborasi dengan Ford.

Raksasa teknologi asal Amerika Serikat sekaligus sponsor utama tim Formula 1 Red Bull, Oracle, mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran. Perusahaan tersebut dilaporkan akan memberhentikan hingga 30.000 karyawannya seiring dengan transisi fokus perusahaan menuju pengembangan Kecerdasan Buatan (AI).
Kisah-kisah pilu dari para karyawan yang terdampak telah bermunculan secara daring. Menurut laporan Business Insider, para karyawan dari berbagai negara termasuk Amerika Serikat, India, Kanada, dan Meksiko menerima surat pemberitahuan "pemutusan hubungan kerja segera" melalui email pada pukul 6 pagi waktu setempat.
Fakta PHK Massal Oracle:
- Jumlah Terdampak: Diperkirakan mencapai 30.000 karyawan secara global.
- Posisi yang Diberhentikan: Insinyur senior, arsitek sistem, pemimpin operasi, manajer program, hingga spesialis teknis.
- Alasan Utama: Restrukturisasi besar-besaran untuk memfokuskan sumber daya pada teknologi AI.
Meski sedang melakukan efisiensi drastis di internal perusahaannya, komitmen Oracle di ajang Formula 1 tampaknya tidak goyah. Perusahaan teknologi ini telah menjadi sponsor utama tim asal Milton Keynes tersebut sejak tahun 2022, periode yang berhasil mengantarkan tim meraih tiga gelar Juara Dunia Pembalap dan dua gelar Konstruktor.
"Pekerjaan Red Bull dengan Oracle memang sangat ekstensif, di mana tim balap ini akan mengandalkan agen strategi berbasis AI, serta 'Oracle Cloud Infrastructure' yang memainkan peran kunci dalam pengembangan mesin (powertrain) Red Bull 2026 bersama Ford." - Laporan GPblog.
Detail Kemitraan Oracle dan Red Bull
| Aspek Kemitraan | Keterangan |
|---|---|
| Nilai Kontrak | Dilaporkan bernilai lebih dari $100 juta, menjadikannya kesepakatan sponsor terbesar di F1 (setara dengan sponsor HP di Ferrari). |
| Perpanjangan Kontrak | Diperpanjang pada Februari 2026 untuk durasi multitahun ke depan, menurut pernyataan Prinsipal Tim, Laurent Mekies. |
| Pemanfaatan Teknologi | Digunakan secara intensif untuk simulasi balapan tingkat lanjut, strategi AI, dan operasi tim pada 2026 dan seterusnya. |
Di sisi lain, bos Red Bull Laurent Mekies juga mengungkapkan bahwa timnya masih terus menjalin komunikasi dengan mantan penasihat motorsport mereka, Helmut Marko, meskipun ia telah resmi meninggalkan posisinya pada Desember 2025 lalu. Marko sebelumnya adalah sosok penting yang memimpin program pengembangan pembalap Red Bull selama lebih dari 20 tahun.



