Nate Diaz Ungkap Pertarungan Besar Incarannya Jika Sukses Taklukkan Mike Perry di Netflix
Baca dalam 60 detik
- Nate Diaz akan kembali bertarung di ajang MMA profesional melawan Mike Perry pada 16 Mei 2026 di acara debut Most Valuable Promotions (MVP) yang ditayangkan secara global di Netflix.
- Diaz secara mengejutkan menolak tawaran uang yang lebih besar dari UFC untuk laga trilogi melawan Conor McGregor, karena ia merasa Mike Perry adalah lawan yang lebih relevan dan brutal saat ini.
- Jika berhasil mengalahkan Perry, Diaz mengungkapkan ambisinya untuk mengejar pertarungan besar selanjutnya melawan Charles Oliveira demi memperebutkan sabuk juara BMF.

Ikon MMA asal Stockton, Nate Diaz, bersiap kembali ke dalam arena bela diri campuran (MMA) lewat ajang perdana Most Valuable Promotions (MVP) yang disiarkan di Netflix pada 16 Mei 2026 mendatang. Menghadapi mantan bintang UFC sekaligus "King of Violence" Bare Knuckle Fighting Championship (BKFC), Mike Perry, Diaz mengungkapkan ambisi besarnya untuk mengamankan satu pertarungan raksasa jika ia berhasil keluar sebagai pemenang.
Keputusan Diaz bergabung dengan ajang yang dipromotori Jake Paul ini cukup mengejutkan. Ia dilaporkan menolak tawaran bayaran yang lebih besar dari UFC untuk melakoni laga trilogi melawan rival abadinya, Conor McGregor. Diaz justru melihat pertarungan lima ronde melawan Perry di Intuit Dome, Los Angeles—sebagai co-main event di bawah laga Ronda Rousey vs Gina Carano—sebagai batu loncatan strategis untuk langkah kariernya saat ini.
Fakta Pertarungan Nate Diaz vs Mike Perry:
- Tanggal & Lokasi: 16 Mei 2026 di Intuit Dome, Los Angeles.
- Promotor & Platform: Most Valuable Promotions (MVP) / Netflix.
- Format Laga: MMA Profesional, Kelas Welter (170 lbs), 5 ronde x 5 menit.
- Kartu Utama: Menjadi bagian dari kartu pertarungan mega-bintang bersama laga Ronda Rousey vs Gina Carano.
Jika sukses menundukkan Perry yang dikenal dengan gaya bertarung beringas dan kekuatan pukulan mematikan, Diaz membidik nama besar lain. Ia secara terbuka menyatakan ketertarikannya untuk mengejar pertarungan melawan Charles Oliveira, yang saat ini memegang sabuk juara BMF (Baddest Motherf*cker) di UFC. Bagi Diaz, menghadapi lawan-lawan paling berbahaya di puncak performa mereka adalah prioritas utamanya saat ini, melebihi sekadar bayaran besar dari laga nostalgia.
"Saya ingin menghadapi petarung paling brutal yang ada saat ini. Mengalahkan Mike Perry di panggung Netflix akan membuktikan bahwa saya masih berada di level tertinggi, dan setelah itu, saya mengincar sabuk BMF melawan Charles Oliveira."
Tabel Komparasi Petarung (Kelas Welter MMA)
| Profil | Nate Diaz | Mike "Platinum" Perry |
|---|---|---|
| Gaya Bertarung | Brazilian Jiu-Jitsu & Tinju Teknis (Volume Striking) | Brawler & Knockout Artist (Agresif) |
| Status Saat Ini | Mantan penantang gelar UFC & Ikon MMA | Mantan bintang UFC & Juara "King of Violence" BKFC |
| Kelebihan Utama | Daya tahan luar biasa (durability) dan submission | Kekuatan pukulan (power) dan tekanan fisik |
| Motivasi Laga | Memburu laga perebutan sabuk BMF (Charles Oliveira) | Membuktikan dominasinya di luar ranah tinju tangan kosong |
Langkah Diaz memilih Netflix ketimbang UFC menyoroti semakin besarnya pengaruh platform streaming dan promotor baru dalam lanskap olahraga tempur global. Pertarungan antara dua jagoan paling tangguh ini dipastikan akan menyedot perhatian jutaan penggemar MMA di seluruh dunia.



