Waspada! Lonjakan Kasus 'Number Spoofing', Polisi Siber Peringatkan Modus Penipuan Caller ID
Baca dalam 60 detik
- Kepolisian Siber North Wales mendeteksi peningkatan drastis pada kasus penipuan Number Spoofing, di mana penjahat memanipulasi fitur Caller ID agar nomor telepon mereka terlihat sebagai nomor resmi bank atau lembaga pemerintah.
- Penipu sering kali menggunakan teknologi suara internet (VoIP) lintas negara untuk mencuri identitas korban dan menginstruksikan mereka agar menyerahkan rincian login atau nomor rekening bank.
- Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai tampilan Caller ID, selalu menutup telepon yang mencurigakan, dan memberikan jeda lima menit sebelum menelpon balik ke nomor resmi untuk memverifikasi keabsahan panggilan.

Tim Kejahatan Siber Kepolisian North Wales baru-baru ini mengeluarkan peringatan keras menyusul lonjakan tajam laporan kasus penipuan number spoofing. Dalam modus ini, penipu secara sengaja memanipulasi fitur identitas penelepon (Caller ID) agar terlihat seperti nomor asli milik perusahaan terpercaya.
Merangkum laporan Daily Post pada Minggu (22/3/2026), fitur Calling Line Identity (CLI) yang sejatinya berguna untuk menyaring panggilan masuk, kini justru dieksploitasi oleh para pencuri identitas. Mereka sering kali menyamar sebagai perwakilan dari bank, perusahaan kartu kredit, hingga badan pemerintah seperti Parlemen Skotlandia atau Majelis Wales, demi mencuri data sensitif seperti nomor rekening atau detail login.
Para ahli siber menjelaskan bahwa penipu umumnya memanfaatkan teknologi Voice over IP (VoIP) untuk memalsukan nomor telepon dari seluruh dunia. Jika Anda menerima panggilan mencurigakan, polisi menyarankan untuk segera menutup panggilan tersebut. Tunggu setidaknya lima menit untuk memastikan jalur komunikasi benar-benar terputus agar Anda tidak kembali terhubung dengan penipu, sebelum Anda memverifikasi kebenarannya dengan menelepon nomor resmi instansi terkait.
- Jangan Percaya Caller ID: Nama dan nomor yang muncul di layar ponsel bisa dipalsukan 100% oleh peretas menggunakan teknologi VoIP.
- Aturan Jeda 5 Menit: Jika menutup telepon dari pihak yang mengaku bank, tunggu 5 menit sebelum Anda mencoba menelepon nomor resmi bank tersebut untuk memastikan jalur aman.
- Laporkan Segera: Jika kartu debit/kredit Anda terlibat dalam penipuan, prioritaskan untuk segera memblokirnya dengan menghubungi bank Anda secara langsung.
Menghadapi tren penipuan lintas negara yang semakin canggih, lembaga komunikasi Inggris (Ofcom) kini tengah bekerja sama dengan regulator internasional dan industri telekomunikasi (IETF) untuk mencari solusi teknis pencegahan spoofing. Berikut adalah daftar saluran pelaporan resmi bagi korban penipuan siber di wilayah Britania Raya:
| Tingkat Kedururatan | Saluran / Kontak Pelaporan (UK) |
|---|---|
| Kejahatan Sedang Berlangsung | Panggil 999 atau 101 |
| Korban Penipuan (Fraud) Umum | Report Fraud (0300 123 2040) / reportfraud.police.uk |
| Aktivitas Mencurigakan (Non-Darurat) | Citizens Advice Consumer Service (0808 223 1133) |



