Ekspansi ke iOS: Perplexity Luncurkan Browser AI "Comet" untuk iPhone dengan Asisten Pintar Terintegrasi
Baca dalam 60 detik
- Perplexity resmi meluncurkan peramban web AI "Comet" untuk pengguna iPhone yang kini dapat diunduh secara gratis melalui App Store.
- Aplikasi peramban ini mengusung fitur Deep Research dan asisten AI bawaan yang mampu melakukan pencarian cerdas berbasis suara, merangkum dokumen/email, serta melakukan komparasi harga produk lintas situs secara otomatis.
- Meskipun versi dasarnya kini digratiskan (sebelumnya seharga $200 per bulan saat rilis awal), pengguna harus merelakan pengumpulan riwayat pencarian mereka untuk keperluan penargetan iklan. Paket langganan premium tanpa iklan (Pro dan Max) tetap tersedia mulai dari $20 per bulan.

Perplexity resmi memperluas jangkauan ekosistem mereka dengan meluncurkan peramban bertenaga AI "Comet" untuk perangkat iOS. Mulai Rabu (18/3/2026), pengguna iPhone kini dapat mengunduh peramban pintar ini secara gratis melalui App Store, lengkap dengan fitur unggulan Comet Assistant yang dirancang untuk meredefinisi cara pengguna berinteraksi dengan mesin pencari di perangkat seluler.
Ekspansi strategis ini membawa sebagian besar fungsionalitas desktop unggulan Perplexity ke dalam genggaman pengguna. Aplikasi Comet untuk iOS menawarkan pengalaman pencarian hibrida yang mengintegrasikan hasil pencarian web standar dengan kapabilitas kecerdasan buatan tingkat lanjut. Pengguna juga dapat memanfaatkan mode suara (voice mode) untuk mengajukan pertanyaan secara natural. Sayangnya, adaptasi versi seluler ini harus mengorbankan satu fitur penting, yakni ketiadaan dukungan ekstensi (extensions) seperti pada pendahulunya di desktop.
Daya tarik utama dari perilisan ini terletak pada integrasi fitur Deep Research khas Perplexity. Fitur ini memungkinkan mesin untuk menyerap dan menganalisis informasi dari berbagai sumber web secara serentak, lalu menyajikannya dalam bentuk ringkasan yang padat dan akurat. Selain itu, sinkronisasi lintas perangkat memastikan pengguna dapat memulai riset pencarian di iPhone dan melanjutkannya di perangkat desktop tanpa hambatan.
- Perombakan Model Harga: Saat pertama kali dirilis tahun lalu, Comet dibanderol dengan harga fantastis mencapai $200 per bulan. Kini, versi dasarnya tersedia gratis, dengan opsi langganan premium (Pro dan Max) dimulai dari $20 per bulan.
- Kompensasi Privasi: Sebagai timbal balik dari akses gratis, Perplexity secara terbuka mengumpulkan riwayat perambanan dan pencarian pengguna di Comet untuk membangun profil penargetan iklan (ad-targeting).
- Otomatisasi Tugas: Selain mencari informasi, asisten AI bawaan dirancang spesifik untuk mendelegasikan alur kerja administratif dasar langsung dari dalam browser.
Bagi para penggiat teknologi, admin sistem, dan pengguna yang peduli pada privasi data, langkah monetisasi melalui iklan bertarget ini tentu menjadi pertimbangan tersendiri. Berikut adalah komparasi kapabilitas antara pengalaman pencarian web tradisional dengan pendekatan baru yang ditawarkan oleh peramban Comet:
| Aspek Analisis | Pencarian Web Konvensional | Browser Perplexity Comet |
|---|---|---|
| Metode Ekstraksi Data | Berbasis kata kunci *query*, mengembalikan indeks daftar tautan mentah. | Pencarian hibrida didukung *Deep Research* untuk menghasilkan ringkasan naratif langsung. |
| Penyelesaian Tugas (Task Completion) | Membutuhkan navigasi dan komparasi manual pengguna melintasi beberapa tab. | Tugas dieksekusi oleh *Comet Assistant* (misal: ringkasan dokumen, komparasi harga otomatis). |
| Privasi & Profiling | Pelacakan *cookies* standar dari mesin pencari dan situs pihak ketiga. | Pengumpulan riwayat *browsing* spesifik secara terpusat untuk profil iklan bertarget. |
Kehadiran Comet di ekosistem Apple menandai babak baru dalam persaingan aplikasi peramban berbasis AI. Meskipun menawarkan efisiensi tinggi melalui otomatisasinya, pengguna kini dihadapkan pada persimpangan klasik dunia digital: memilih antara kenyamanan fungsionalitas kecerdasan buatan kelas atas, atau mengompromikan visibilitas terhadap privasi rekam jejak data pribadi mereka.



