Akhir Era Metaverse? Meta Resmi Tutup Horizon Worlds Versi VR di Tengah Kerugian Masif
Baca dalam 60 detik
- Penutupan Platform VR: Meta secara resmi mengumumkan bahwa Horizon Worlds versi Meta Quest (VR) akan ditutup sepenuhnya pada 15 Juni 2026, sementara versi selulernya (mobile) akan tetap dipertahankan.
- Kerugian Masif: Langkah efisiensi ini diambil menyusul kerugian luar biasa sebesar $4,4 miliar yang dicatatkan oleh divisi Reality Labs pada kuartal terakhir, diiringi gelombang PHK pada divisi VR.
- Pergeseran Fokus Bisnis: Terlepas dari komitmen awal terhadap dunia metaverse, Meta kini terlihat jauh lebih memprioritaskan pengembangan perangkat kecerdasan buatan (wearable AI) seperti kacamata pintar Ray-Ban dibandingkan ekosistem realitas virtual.

Rumor yang beredar akhirnya terjawab sudah. Meta secara resmi mengumumkan penutupan Horizon Worlds versi Virtual Reality (VR), sebuah langkah drastis yang menandai memudarnya ambisi besar Mark Zuckerberg terhadap dunia metaverse. Keputusan ini memicu berbagai spekulasi mengenai masa depan ekosistem VR Meta yang belakangan ini terus didera kerugian finansial yang masif.
Berdasarkan pengumuman terbaru, versi Meta Quest dari Horizon Worlds akan dihapus dari peredaran (delisted) setelah tanggal 21 Maret 2026, dan servernya akan dimatikan sepenuhnya pada 15 Juni 2026. Pengguna yang mengunduh aplikasi ini sebelum 31 Maret masih diberikan kelonggaran untuk bermain hingga tanggal penutupan tersebut. Namun secara mengejutkan, Meta mengonfirmasi bahwa versi seluler (mobile) dari Horizon Worlds akan tetap beroperasi.
Alasan Meta mempertahankan versi selulernya adalah untuk "memasuki pasar yang jauh lebih besar." Namun, keputusan ini menuai skeptisisme dari banyak pihak. Horizon Worlds selama ini kerap dikritik karena memiliki grafis yang tidak memuaskan, desain dunia yang terasa kosong, serta proporsi avatar yang anehβdi mana fitur 'kaki' baru saja ditambahkan bertahun-tahun setelah rilis awal.
- Kerugian Finansial: Divisi Reality Labs milik Meta mencatatkan kerugian fantastis sebesar $4,4 miliar (sekitar Rp69 triliun) hanya pada kuartal terakhir saja.
- Restrukturisasi Tim: Perusahaan telah melakukan gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di divisi VR dan menutup beberapa studio pengembang pihak pertama.
- Pergeseran Fokus Utama: Fokus perusahaan kini bergeser drastis dari realitas virtual (VR) ke pengembangan perangkat keras kecerdasan buatan (wearable AI), seperti lini kacamata pintar Ray-Ban Meta.
Meskipun demikian, Meta bersikeras bahwa mereka tidak sepenuhnya menyerah pada perangkat keras VR. Mereka mengklaim telah menginvestasikan hampir $150 juta dalam program pengembang VR pada tahun 2025 dan berjanji masih akan merilis headset masa depan.
| Detail Platform Horizon Worlds | Status Terkini (Maret 2026) |
|---|---|
| Versi VR (Meta Quest) | Akan dihapus dari toko (delist) pada 21 Maret dan ditutup permanen pada 15 Juni 2026. |
| Versi Seluler (Mobile App) | Tetap beroperasi penuh; Meta mengalihkan fokus untuk menggaet audiens smartphone. |
Mengingat langkah Facebook mengubah nama perusahaannya menjadi Meta beberapa tahun lalu semata-mata demi membangun metaverse, keputusan untuk mematikan produk unggulan VR mereka ini menjadi ironi terbesar dalam sejarah raksasa teknologi tersebut.



