Dalam dunia trading, ketenangan sering kali merupakan pertanda badai yang akan datang. Laporan dari Bitcoin Ethereum News mengenai kondisi "coiling" Ethereum menunjukkan bahwa pasar sedang menahan napas kolektif di pertengahan Maret 2026 ini.
Secara analitis, pengetatan harga di bawah resistensi $2.150 adalah manifestasi dari pertarungan sengit antara akumulasi institusional dan aksi ambil untung ritel. Namun, metrik on-chain memberikan keunggulan bagi sisi bullish; ketika cadangan bursa mengering hingga ke titik ekstrem, tidak diperlukan banyak volume beli untuk memicu lonjakan harga yang eksplosif. Jika breakout terjadi, kita tidak hanya melihat kenaikan harga biasa, melainkan potensi "short squeeze" masif yang akan memaksa para spekulan negatif untuk menutup posisi mereka dengan panik.
β’ Zona Konfirmasi: $2.150 - $2.200.
β’ Target Eksplosif: $2.560 (Jangka Pendek).
β’ Support Terkuat: $1.920.
β’ Indikator Kunci: Bollinger Bands Squeeze.
Minggu depan akan menjadi momen penentuan bagi Ethereum, terutama dengan adanya agenda FOMO pasar terhadap produk staking baru. Jika penutupan mingguan berhasil bertahan di atas $2.100, momentum akan sepenuhnya beralih ke tangan pembeli. Tetap waspada terhadap "false breakout" (jebakan harga), namun secara fundamental, panggung telah disiapkan untuk babak kenaikan Ethereum berikutnya.




