Aduuh! Fitur "Privacy Shield" di Samsung Galaxy S26 Ultra Malah Bikin Pengguna Mual
Baca dalam 60 detik
- Sejumlah pengguna Samsung Galaxy S26 Ultra mengeluhkan fitur "Privacy Shield" yang menyebabkan efek mual, pusing, dan mata cepat lelah.
- Fitur ini bertujuan membatasi sudut pandang layar agar tidak bisa diintip orang lain, namun justru menimbulkan distorsi visual bagi pengguna utamanya.
- Hingga saat ini belum ada solusi permanen dari Samsung, dan pengguna disarankan mematikan fitur tersebut jika merasa tidak nyaman.

Halo, para pencinta gadget dan fanboy Samsung! Ada kabar kurang sedap yang lagi ramai dibicarakan di komunitas teknologi. Berdasarkan laporan dari TechRadar pada pertengahan Maret 2026, fitur keamanan terbaru di Samsung Galaxy S26 Ultra yang disebut "Privacy Shield" justru menuai keluhan serius dari sejumlah pengguna karena menyebabkan pusing dan mual.
Fitur Privacy Shield sendiri sebenarnya adalah inovasi keren yang dirancang untuk mencegah orang lain mengintip layar ponselmu dari sudut samping. Namun, implementasi teknis pada panel layar S26 Ultra ini tampaknya menggunakan filter polarisasi yang sangat agresif. Akibatnya, beberapa pengguna melaporkan adanya efek distorsi visual dan penurunan tingkat kecerahan yang signifikan saat mata mereka sedikit bergeser dari poros tengah layar.
Berikut adalah poin-poin yang menjadi keluhan utama para pengguna di forum-forum diskusi:
- Efek Flicker Halus: Beberapa pengguna merasakan adanya kedipan halus atau "shimmering" yang intens saat fitur ini aktif, yang memicu gejala motion sickness.
- Sudut Pandang Terbatas: Layar menjadi sangat gelap dan warnanya berubah drastis meski hanya dilihat dari sudut kemiringan kecil, membuat mata cepat lelah.
- Kontroversi Fitur Adaptif: Fitur ini bekerja secara otomatis lewat sensor pelacak mata, namun transisi antara mode normal dan mode privasi dianggap kurang mulus oleh sebagian orang.
Pihak Samsung sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait apakah ini masalah perangkat keras atau sekadar masalah kalibrasi perangkat lunak yang bisa diperbaiki lewat pembaruan (OTA). Saat ini, solusi sementara bagi pengguna yang terdampak adalah dengan menonaktifkan fitur tersebut melalui menu pengaturan tampilan. Nampaknya, niat baik untuk menjaga privasi ini malah jadi bumerang buat kenyamanan visual pengguna.
"Privasi itu penting, tapi kalau buat melihat layar sendiri saja harus sampai minum obat mual, berarti ada yang salah dengan inovasinya."



