BlackRock kembali menunjukkan kekuatannya dalam mendikte standar industri keuangan. Laporan terbaru per Maret 2026 mengonfirmasi bahwa mereka telah "mempermanis" penawaran ETF Staking Ethereum (ETHB) dengan struktur biaya yang sangat agresif. Ini bukan sekadar promosi, melainkan upaya sistematis untuk memindahkan likuiditas dari spot tradisional ke instrumen yang menghasilkan yield.
Secara analitis, pemotongan staking fee menjadi 10% adalah poin krusial. Sebelum ini, banyak investor institusional ragu menggunakan ETF karena potongan biaya yang besar dianggap mengurangi daya tarik imbal hasil protokol. Dengan efisiensi baru ini, BlackRock berhasil menghilangkan hambatan tersebut, menjembatani dunia DeFi dengan pasar modal tradisional secara lebih menguntungkan bagi investor akhir.
| Komponen Biaya | Struktur Baru (Promo) | Struktur Standar |
|---|---|---|
| Sponsor Fee (AUM) | 0,12% (Hingga $2,5B) | 0,25% |
| Staking Reward Fee | 10% | 18% (Awal) |
| Target Staking Ratio | 70% - 95% | Sesuai Kondisi Pasar |
Dampak jangka panjang dari peluncuran ETHB ini kemungkinan besar adalah terjadinya rotasi besar-besaran dari produk ETF Ethereum biasa (seperti ETHA) ke produk yang memiliki fitur staking. Bagi pasar Ethereum sendiri, langkah BlackRock untuk melakukan staking terhadap hingga 95% kepemilikannya akan semakin mengurangi suplai yang beredar, yang secara teoretis dapat memberikan tekanan positif pada harga aset dasar seiring meningkatnya kelangkaan.




