Duka Mendalam Dunia Hiburan: Genta KDI Berpulang di Usia 40 Tahun, Tinggalkan Jejak Dangdut-Rap Legendaris!
Baca dalam 60 detik
- Penyanyi dangdut Ahmad Subada Gentar (Genta KDI) meninggal dunia pada 7 Maret 2026 di usia 40 tahun.
- Dikenal dari ajang KDI 2 berkat gaya khasnya yang memadukan musik dangdut dengan RAP.
- Di masa terakhirnya, Genta aktif berkarier sebagai penyiar radio dan kreator konten ulasan makanan (food reviewer).

Kabar duka menyelimuti industri musik Tanah Air! Bintang dangdut ikonik jebolan Kontes Dangdut Indonesia (KDI) musim kedua, Ahmad Subada Gentar atau yang lebih akrab disapa Genta KDI, dilaporkan meninggal dunia pada 7 Maret 2026. Berdasarkan informasi resmi dari Kompas.com per Selasa (10/3/2026), penyanyi serbabisa ini mengembuskan napas terakhirnya di usia yang terbilang muda, yakni 40 tahun, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan jutaan penggemar setianya.
Nama Genta mulai meroket dan mencuri perhatian publik pada era KDI 2 lewat keberaniannya mendobrak pakem musik tradisional. Ia dikenal luas sebagai kontestan yang sukses menciptakan ciri khas unik: memadukan cengkok dangdut dengan aliran RAP yang energik! Meski harus puas berada di posisi empat besar di bawah bayang-bayang sang juara, Gita KDI, pesona dan musikalitas Genta sukses mengukir sejarah tersendiri di panggung hiburan nasional.
Kepergian Genta menyisakan kenangan akan sosok seniman multitalenta yang tak pernah lelah berkarya dalam berbagai rupa:
- Eksplorasi Akademis: Sempat mengasah ilmu di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) pada tahun 2000, sebelum akhirnya meraih gelar Sarjana Broadcasting Film dan Televisi dari Universitas Mercu Buana Jakarta pada 2008.
- Ekspansi Karier: Tidak hanya piawai bernyanyi di depan layar, vokalnya yang berkarakter juga sempat menemani ruang dengar publik saat ia berkarier sebagai penyiar radio profesional.
- Fase Kreator Digital: Di tahun-tahun terakhirnya, Genta bertransformasi menjadi kreator konten food reviewer yang sukses merebut hati audiens media sosial dengan ulasan kulinernya yang otentik.
Kabar kepergiannya langsung memicu gelombang belasungkawa di jagat maya. Akun resmi MNCTV KDI hingga sahabat seperjuangannya, Gita KDI, turut menyampaikan salam perpisahan yang menyayat hati. Doa-doa mengalir deras dari seluruh angkatan KDI 2 yang merasa sangat kehilangan sosok sahabat yang selalu membawa keceriaan tersebut.
"Keluarga Besar KDI turut berduka cita atas berpulangnya Ahmad Subada Gentar. Rest in Love, Genta KDI."
Secara emosional, kepergian Genta KDI menjadi pengingat akan seberapa cepat waktu berlalu sejak era keemasan ajang pencarian bakat di pertelevisian Indonesia. Dedikasinya dari dunia tarik suara hingga menjadi kreator kuliner membuktikan bahwa semangat senimannya tak pernah padam hingga akhir hayat. Selamat jalan, Genta KDI, karya dan senyummu akan selalu abadi di hati para penikmat musik Indonesia!



