Survei Provider Cloud Inggris: Desakan Regulasi Ketat untuk Dominasi AWS dan Microsoft
Baca dalam 60 detik
- Survei terbaru menunjukkan penyedia cloud Inggris menginginkan regulasi ketat terhadap dominasi AWS dan Microsoft.
- Isu utama yang disoroti adalah biaya transfer data yang mahal dan skema lisensi yang menjebak pelanggan (<i>vendor lock-in</i>).
- Regulator Inggris (CMA) didesak untuk menciptakan pasar yang lebih adil guna mendukung inovasi provider lokal.

Survei Provider Cloud Inggris: Desakan Regulasi Ketat untuk Dominasi AWS dan Microsoft
Mayoritas penyedia layanan cloud di Inggris mendesak pemerintah untuk segera meregulasi raksasa teknologi, khususnya Amazon Web Services (AWS) dan Microsoft. Berdasarkan hasil survei terbaru yang dilaporkan oleh Computer Weekly, dominasi kedua perusahaan tersebut dianggap telah menghambat persaingan sehat dan menciptakan ketergantungan (lock-in) yang merugikan pasar lokal.
Survei yang melibatkan berbagai pemain industri cloud independen ini menyoroti praktik lisensi yang diskriminatif dan biaya transfer data (egress fees) yang tinggi. Para responden berpendapat bahwa tanpa intervensi regulator, ekosistem digital Inggris akan terus dikendalikan oleh segelintir entitas global, yang pada akhirnya membatasi inovasi dari perusahaan lokal.
POIN KRITIS SURVEI INDUSTRI CLOUD (2026)
| Isu Utama | Dampak bagi Pasar Cloud |
|---|---|
| Vendor Lock-in | Kesulitan teknis dan biaya tinggi bagi pelanggan yang ingin berpindah antar penyedia cloud (interoperability). |
| Skema Lisensi | Kebijakan harga perangkat lunak yang dinilai lebih mahal jika dijalankan di infrastruktur kompetitor. |
| Keadilan Pasar | Desakan kepada CMA (Competition and Markets Authority) untuk menetapkan aturan main yang setara bagi provider lokal. |
Otoritas persaingan Inggris (CMA) saat ini memang tengah melakukan investigasi mendalam terhadap pasar layanan infrastruktur cloud di negara tersebut. Hasil survei ini diharapkan menjadi bukti tambahan bagi regulator untuk mengambil tindakan tegas, termasuk kemungkinan pelarangan praktik-praktik teknis yang menyulitkan migrasi data antar platform.
Bagi organisasi pengguna cloud, regulasi yang lebih ketat diharapkan dapat menurunkan biaya operasional jangka panjang dan memberikan lebih banyak pilihan vendor yang kompetitif. Industri kini menantikan langkah nyata dari pemerintah Inggris untuk memastikan kedaulatan digital dan ekosistem teknologi yang lebih inklusif bagi semua skala bisnis.



